Sabang Trip Modal 2 Juta! (Part 1)
Hallo readers! Posting-an kali ini masih bertema travel. Pengalaman jalan-jalan yang akan ku sharing adalah my Sabang trip last year. Sudah cukup lama sih, aku pergi bulan Juni 2017 atau sudah 7 bulan yang lalu. Tapi karena baru ada niat untuk nulisnya sekarang, so better late than never, right?
So, here we go..
Disclaimer:
Trip ini dilakukan h+3 lebaran & 5 orang.
Nominal yang disebutkan di judul tidak termasuk tiket pesawat menuju Banda Aceh.
Trip ala backpacker, so we choose the cheapest price for every option.
Kami menginap selama 3 hari 2 malam di Sabang.
Trip dilakukan tanggal 29 Juni - 01 Juli 2017.
Kami menginap selama 3 hari 2 malam di Sabang.
Trip dilakukan tanggal 29 Juni - 01 Juli 2017.
First thing to do is making itinerary. Karena goals liburan ini cuma 'mantai', itinerary yang dibuat itu sangat simpel cuma untuk sampai hotel saja abis itu tinggal go with the flow.
Jadi trip ini itu mendadak banget, kami deal akan pergi itu waktu h+1 lebaran. Btw kami disini aku dan sepupu-sepupu ku. Setelah deal untuk jalan-jalan ke Sabang yang pertama kami booking adalah pesawat ke Banda Aceh. Tiket pesawat dari Jakarta ke Banda Aceh saat itu harganya sama rata untuk semua maskapai (Garuda, Lion Air dll) karena sama jadi pilih Garuda lah (dapat makan gratis kan cin), harga tiket saat itu +- Rp 1 juta. Pulangnya? 2 kali lipat tapi Lion Air, Garuda lebih lebiih lagi.
Setelah dapat tiket, selanjutnya menentukan penginapan. Karena goals kami adalah mantai, jadi pastinya kami pilih hotel yang langsung punya akses ke pantai tanpa harus repot-repot sewa mobil dulu. Ada 2 'resort' yang kami hubungi yaitu Yulia Bungalow dan Iboih Inn but at the end kita memutuskan tinggal di Yulia Bungalow.
Kenapa??
Yulia Bungalow lebih murah dari Iboih Inn, akses pantainya sama karena mereka sebelahan. Di Iboih Inn ini banyak bule, lalu restauran mereka lebih artsy gitu sih untuk jadi tempat galau memandang lautan.
Beres 2 hal penting tersebut. Habis itu cus langsung kami semua ke Banda Aceh. Kami ber-5 datang dari kota yang berbeda-beda, aku dan adikku dari Jakarta, sepupu-sepupuku datang dari Surabaya dan Medan. Sampai Banda Aceh langsung meluncur ke Pelabuhan Ulee Lheu. Untuk kesana, kami nebeng temanku yang kebetulan tinggal di Aceh tapi kalian bisa naik taxi atau bis damri (pastinya lebih murah bis damri).
Sampai disana antrian tiket sudah super panjang! Kami mengantri selama 6 jam (adikku sih yang ngantri) dan berhasil dapat tiket untuk jam 16.00. Kapal yang kami gunakan itu Express Bahari kelas executive, harga tiketnya Rp 80.000 per orang.
To be honest, sistem ticketing disini buruk banget sih. Semuanya manual, lalu sistemnya buka-tutup (udah kayak tol puncak). Aku ngantri dari jam 09.30 untuk beli tiket terakhir jam 16.00, logikanya kan kalau sudah ngantri jauh-jauh jam bisa dapat tiket lebih cepat. Ternyata..... kalau mau beli tiket jam 16.00 kamu harus ngantri jam 14.00, sedangkan antrian depan kita itu udah panjang banget (dan mau beli tiket jam 16.00 juga). Dilema dong, kalo kita nggak ngantri sekarang pasti nanti tidak akan kebagian tiket. Tapi demi bisa nyebrang ke Sabang, dijabanin deh ngantri 6 jam :')
sumber: google
Setelah dapat tiket, kami nunggu 1 jam untuk naik kapal. Butuh waktu 1 jam untuk sampai ke Pelabuhan Balohan, Sabang. Jarak tempuh dari pelabuhan ke hotel cukup jauh, it takes 50 minutes by car. Di Sabang nggak ada Gojek (di Banda Aceh juga nggak ada sih) jadi kita harus dealing dengan local driver seperti taxi bodong kebanyakan harga yang dipatok sangat mahal dan tapi karena mereka memonopoli pasar taxi jadi nggak ada pilihan lain deh :')
Ongkos taxi yang kami bayar adalah Rp 200 000. Oh iya untuk ke Yulia Bungalow ini, nggak bisa menggunakan mobil. Jadi mobil hanya mengantarkan sampai ke Pantai Iboih saja. Disarankan sebelum ke Pantai Iboih kalian berhenti di warung dulu untuk beli snack, perlengkapan mandi etc (kalau nggak bawa dari rumah).
Kami sampai di Pantai Iboih itu jam 6 atau 7 sore lalu kemudian dijemput oleh Bang Randy dari Yulia Bungalow menggunakan speed boat. Sebenarnya jalan kaki juga bisa tapi lebih jauh dan nggak ada lampu penerangannya juga. Few minutes later, sampailah kami di Yulia Bungalow.
Kami pesan 2 kamar yaitu ekonomi sea view dan bisnis garden view. Sebenarnya ingin sea view keduanya tapi cuma available satu saja. Harga kamar untuk ekonomi sea view Rp 310 000 per malam dan bisnis garden Rp 400 000 per malam. (FYI diskon 10% jika menginap 2 malam).
Untuk detail jenis kamar yang dimiliki Yulia Bungalow kalian bisa klik disini
Kamar ekonomi seaview
Kamar bisnis garden
Pemandangan dari kamar ekonomi sea view
Selesai hari pertama di Sabang. Cerita mengenai snorkelling, makan seafood sampai blenger dan keseruan lainnya akan ada di part 2. Ciao bella!
Recap biaya hari pertama
Ferry - Rp 80 000
Makan saat nunggu Ferry - Rp 40 000
Taxi di Sabang - Rp 40 000*
Makan sebelum ke hotel - Rp 30 000 (Indomie)
Hotel - Rp 240 000*
Total : Rp 430 000
*Taxi Rp 200 000 dibagi lima penumpang.
*Hotel kamar bisnis garden Rp 720 000 untuk 2 malam dibagi tiga orang.







1 komentar
Temen ku dulu KKN ke Sabang dan pantainya emang bagus banget, menggoda untuk di datangi. Tapi ternyata perjalannya lumayan panjang yah Din ehhehe
BalasHapusxoxo,
The Wonderland by Kartikaryani
www.kartikaryani.com